Thursday, December 17, 2009

Puisi Untuk suamiku Tersayang.....



Malam itu tiba-tiba aku terbangun
Terkejut aku ketika tak melihatmu disampingku
Kamu kemana?

Lalu aku lihat dirimu
Duduk tertidur menggendong bayi kita
Sejenak aku tercenung
Kenapa kau tidak membangunkanku sayang?

Cahaya rembulan menyorot tipis wajah letihmu
Padahal kau baru tidur 2 jam
Tapi kau rela menahan lelahmu
Demi sikecil yang tertidur lelap dalam hangat dekapanmu

Sejak kita menikah setahun yang lalu
Kamu telah banyak berubah
Kamu tak lagi romantis seperti dulu
Kamu tak lagi memujiku dengan kata2 manis
Atau menelponku sekedar hanya ingin melepas kangen

Kamu sudah berubah
Kamu berubah menjadi seorang ayah yang rela terbangun ditengah malam untuk mengganti popok anak kita
Kamu berubah menjadi seorang pekerja keras yang rela pulang malam demi tambahan uang lembur
Kamu berubah menjadi seorang laki-laki yang rela memijat dan memelukku ketika aku jatuh sakit

Kau pernah berkata
Menyesalkan dirimu yang belum bisa memberikan aku apa-apa
Tak bisa menjadi suami yang pekerjaannya dapat dibanggakan
Aku tak butuh itu semua sayang,
Karena menikahimu adalah pilihan terbaik dalam hidupku

Kau juga pernah meratapi wajah bulat anak kita yang mirip denganmu
Kenapa anak kita wajahnya engga kayak kamu aja yah ? Candamu
Karena kau merasa tidak memiliki fisik yang membanggakan untuk diturunkan pada anak kita
Kenapa kamu harus merasa rendah diri sayang?
Buktinya aku tak pernah habis pikir kenapa lelaki setampan dan segagah ini mau bersanding denganku 
Dan rela meninggalkan masa muda dan kesempatan emas untuk berkarir lebih
Karena kau memilih untuk menikah denganku

Aku cinta kesederhanaanmu
Aku cinta kata-kata pedas namun berisi kebenaranmu
Aku cinta sifat malas dan perut buncitmu
Aku bahkan mencintai setiap jengkal jerawat diwajahmu hehehe…
Aku mencintai segala yang ada di dirimu, suamiku…

Selamat ulang tahun , Sayang
Maafkan aku yang belum bisa menjadi istri yang sempurna
Tapi yakinlah
Cinta dan diriku adalah kado yang kau miliki seumur hidup

0 comments: