Wednesday, October 29, 2008
Tentang Kehilangan, Tentang Pengorbanan
Yang terbang diatas awan senja merah saga
Dan menyisakan ngilu menikam didada
Dalam derap waktu yang bergegas
Agar segera kubaluri hatimu
Dengan sejuk bening embun
Dan tulus cintaku
Ceritakan padaku tentang perihnya sebuah pengorbanan
Yang membakar habis segenap asamu
Dan meninggalkan sepotong lara mengendap di dasar kalbu
Agar kubuatkan untukmu
Rumah diatas awan
tepat dipuncak larik pelangi
Yang kubangun dari setiap desir rindu dan
Khayalan merangkai impian bersamamu
Dari bilik hatiku, yang senantiasa percaya
Kebahagiaan kita adalah
keniscayaan tak terlerai
Tuesday, October 28, 2008
aku memilihmu.......
Untuk menemani di kala siang tak bermentari
Saat malam tak berbintang
Agar dapat terangiku dengan senyuman
Aku memilihmu…
Saat terik sinar menyengat dan membakar
Ketika bulan sabit atau purnama
Untuk temaniku menyusuri dunia
Aku memilihmu…
Dengan hati yang tak memilih waktu
Sepenuh cinta tanpa masa
Semenjak harap masih mendengung hampa
cerpen
hari ini jakarta mendung lagi......seperti biasa adis menghabiskan hari - harinya dikantor melakukan pekerjaannya sebagai sekretaris dadakan. siang itu seperti biasa pula, awan menggantung di akhir oktober....hujan tidak... panas pun tidak. adis melenguh....."fiuuuhhh...." belakangan ini hari - hari terasa lebih berat untuk adis. masalah dengan orang tuanya yang tak kunjung usai, serta memikirkan biaya sekolah untuk ketiga adik lelakinya yang sebentar lagi akan masuk kebangku perkuliahan. yah... hidup memang tidak adil bagi adis. Seorang gadis muda yang cantik, pandai, namun tidak memiliki kesempatan unutk mengembangkan diri. jangankan kuliah.... bisa tamat sekolah menegah atas saja dia sudah sangat bersyukur. sementara diluar sana banyak sekali gadis - gadis muda yang dapat dengan mudah melanjutkan pendidikan hingga keperguruan tinggi namun tidak benar - benar memanfaatkan kesempatan itu.
" dis.....tolong atur meeting dengan pak kuncoro besok jam 3 sore " adis berhenti sebentar mendengarkan perintah dari Denis atasannya, seorang pengusaha muda yang bisa dibilang memiliki segalanya dalam hidup. laki-laki yang berasal dari kaum socialite kelas atas. seorang laki laki yang gemar berganti - ganti teman kencan, yang sepanjang hidupnya tidak perlu bersusah payah untuk mencari uang, karna memang seluruh keluarganya tujuh turunan adalah orang kaya. " baik pak...." jawab adis, gadis hitam manis ini lalu menuliskan jadwal meeting tersebut diagendanya.
Tuesday, October 21, 2008
a cup of hot chocolate
a cup of hot chocolate, makes me feel more relax.
make me thingking about everythings that happen in my small life
about love, familly, friends....
this chocolate makes me wanna cry
Thursday, October 16, 2008
Doa Pernikahanku kelak....
Ya Rabb.... kalau memang ternyata dia adalah jodohku
maka tautkanlah hati ka mi berdua dalam kekalnya cintaMu
berikan kedewasaan padaku agar aku bisa memahami segala kekurangan - kekurangannya
berikan kesabaran padaku agar aku bisa senantiasa berada disinya untu mendengarkan semua lelah dan penat yang dia rasakan
berikan aku kesehatan, agar aku bisa terus melayaninya semampuku
menyiapkan makanan untuknya, memijitnya dikala ia begitu lelah menghadapi hidup
Ya Rabb...
jauhkan aku dari sakit, karna sungguh aku tidak mau membuatnya sedih dan repot
Jauhkan aku dari emosi dan amarah, karna sungguh aku tidak ingin melukai hatinya dengan lidahku
Jauhkan aku dari cemburu karna aku hanya ingin dia tau bahwa aku percaya padanya
Ya Allah.... saat nanti kami benar - benar menikah
berikan kami keturunan yang baik, izinkan kami terus mengucapkan dzikir kepadamu bahkan disaat malam pertama kami
karna sungguh ya Rabb... aku hanya ingin segala yang terbaik dariku untuknya
Ya Allah.....
jika kelak kami menikah, berikan dia kesabaran menghadapiku, karna biar bagaimanapun aku adalah seorang wanita....aku suka menangisi hal - hal kecil...namun yakinkan dia ya Rabb.. bila aku menangis, tidak berarti aku tidak bahagia dengannya melainkan itu adalah luapan kebahagianku.... luapan kelembutan hatiku...luapan rasa kasih dan cintaku kepadanya
Ya Rabbi.....
Berikan pula ia kesehatan... agar kelak saat aku terjatuh sakit
aku bisa bersandar di bahunya yang kekar... dan aku yakin aku pasti bisa sembuh
berikan ia rezeki yang halal... agar anak - anak kami kelak menjadi hamba - hamba kecilmu yang shalih
Ya Rabb....terima kasih untuk semuanya, dengarkan doaku ya Rabb...dan Kabulkanlah, AMIEN!!!
* Doaku untuk Pernikahanku kelak
Monday, October 13, 2008
Berita Buruk....
Jakarta 14 oktober 2008
sampai dikantor......dengan malas kubuka kantung HP. satu persatu sms yang masuk aku baca.
tiba pada saat aku membuka HP CDMA ku, aku terbingung - bingung karna ada nama " mama mertua" di list panggilan tak terjawab. spontan aku langsung menelpon balik.
pagi itu....awan masih menggantung...walau matahari sedikit - sedikit mulai terjaga dari tidurnya
hari itu aku mendapat kabar bahwa papanya roby masuk rumah sakit, beliau didiagnosa terkena penyakit prostat. aku langsung teringat akan almarhum kakek dari papaku. penyakit yang sama....aku hanya berharap nasib keduanya berbeda.
Aku berfikir....Tuhan..... kasihan roby
dia pasti sedih, bingung, bercampur aduk. aku berusaha untuk menempatkan diriku pada posisinya. bagaimana jika yang sakit adalah papa aku??? pasti aku akan hancur, sedih, bingung
Tuhan.... aku tidak melarang jika memang engkaulah yang memberi sakit itu.... hanya saja berikanlah yang terbaik untuk beliau, amien
* semoga papa cepat sembuh
Thursday, October 9, 2008
Kunang - Kunang....
Dalam gelap aku terbang,
dalam gelap aku terang.
Dan jadilah kau senja.
Karena gelap kau ada,
karena gelap kau indah.
Aku hanyalah kunang-kunang
dan engkau hanyalah senja.
Saat gelap kita berbagi. Saat gelap kita abadi
Taken from LOVE by MOAMAR EMKA
Love.....
Cinta yang tak terlihat oleh mata,
tak teraba oleh tangan...
tapi dia ada sejak kita bahkan belum bisa mengucapkannya..."
Cinta yang ketika kita kira sudah pergi,
ternyata cuma bersembunyi,
menunggu untuk kembali lagi.
Cinta yang ternyata tidak buta karena dia selamanya akan menuntun aku, menuntun kamu, menuntun kita."
taken from LOVE by MOAMAR EMKA
Pagi yang Hitam dan Kelabu
bapaknya bian mantan pacarnya inan meninggal.
innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
yang aku denger bapaknya kena kanker usus.
aku berdoa semoga bagi keluarga yang ditinggalkan dapat sabar dan tetap tegar.
duh aku jadi inget waktu nenek meninggal
rasanya hancuuur sekali.....
trus tiba- tiba terbayang, bagaimana kalo aku yang berada di posisi itu....
huuuu.....aku langsung nangis!!! dasar icha cengeng!!!!
ya allah... berkahi orang tua ku dengan kebahagiaan dan kesehatan.
karna aku benar - benar belom siap untuk kehilangan mereka.
* @ office 10/10/08
ditulis saat rasa rinduku kepada nenek begitu kuat..... (~_~)
Wednesday, October 8, 2008
kangen....
baca blognya teh nita... tentang kehidupannya dengan sang suami tercinta, diiringi lagu jadul tahun 70 an
tiba - tiba icha jadi inget roby..... trus ga berasa air mata netes. tangisan untuk apa yaaaaa???? lalu aku coba untuk menelaah hati. ya tuhan kenapa tiba- tiba aku begitu merindukan kehadiranya disisiku. tiba- tiba terbayang semua pengorbanan yang telah dia berikan untukku.... air mataku semakin deras....
abang..... terima kasih buat semuanya....
terima kasih untuk diam di saat emosi ku memuncak....
terima kasih untuk semua waktu yang abang udah sediakan untuk icha
terima kasih.... untuk selalu menemani icha walau cha tau kadang abang cape....
tapi abang selalu rela dateng ke rumah icha padahal jarak kuningan - tanjung priok ga deket.
abang..... makasih buat kesabaran, pembelajaran, dan semuanya!!!!
icha percaya dan yakin, selama abang ada disi icha " everything is gonna be okay "
I love you beib..... now and always.
ditulis saat rasa kangen tiba- tiba singgah.......
Monday, October 6, 2008
cintaku padamu
adalah kerinduan waktu
memeluk bisu di batu-batu
saat gerimis jatuh
Cintamu padaku
adalah ketabahan matahari
tatkala menumbuhkan mawar
di nadi sunyi
Cintamu padaku
adalah keindahan purnama
kala meneteskan cahaya
pada lara
Cinta tanpa musim itu
memberi nafas dan sayap
pada beribu puisi abadi
tentang kita
Pernahkah kusampaikan padamu, Mas?
