Friday, March 27, 2009

kupinang kau karnaNya

Cinta...,
Demi Dia, Dzat Yang Membelah batu hingga menetes air mata Cinta,
Aku datang bersimpuh memohon padamu dengan hati berlumur darah Cinta,
Kupinang engkau,
Atas dasar kecintaanku pada Dia.'
Kupinang engkau,
Dengan mahar, kefakiran absolut-ku dihadapan Dia.
Kupinang engkau,
Dengan mahar, kebodohan absolut-ku dihadapan Dia.
Kupinang engkau,
Dengan mahar, sebuah "Cincin Sulaiman" tanda bulat dan utuhnya keyakinan-ku,
Bahwa engkaulah pasangan sayap jiwa dan ruh-ku yang sejati,
Sungguh ! sulit bagiku tuk sampai pada ketinggian dan keagungan kursi-Mu
hanya dengan satu sayap,

Dan jika engkau sudi untuk bermurah hati tuk menjadi istriku nanti,
Maka aku akan senantiasa memohon padamu Cinta,
Singkapkan kain kebaya yang menutupi "betis" putih indahmu itu !
Dan jangan kau hiraukau jika aku terkapar pingsan beribu-ribu tahun
karenanya !

Cinta,
Saatnya kututup puisi ini,
Dan kuajak engkau bersamaku bersimpuh dan memohon pada-Nya,
Dia Yang Maha Esa,
Dia Yang Maha Pecinta di atas semua pecinta,
Dia Yang Maha Lembut di atas semua yang lembut,
Dia Yang Maha Menyatukan segala yang terserak,
Semoga kiranya kehendak, kuasa, ridha dan cinta-Nya luruh dalam puisi pinangan ini.
Dan, dengan perkenan-Mu,
Kupintakan angin senja dengan lembut untuk menyampaikan pinangan ini padamu,

Dengan untaian kata,
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantaramu.
Dan orang-orang yang tidak mampu menjaga dirinya.
Sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya.
Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Cinta,
Kutunggu, dan sungguh akan selalu kutunggu jawabmu,
Sebagaimana seluruh seisi semesta alam pun senantiasa setia menunggumu.
Dan sudah selayaknya kita sepenuhnya yakin, bahwa Matahari tak kan pernah
ingkar janji.
Amin ya Rabbal a'lamin.

Monday, March 16, 2009

kebaya akad

Tanggal 15 kemarin fitting ke sunan giri, senengnya aku terlihat anggun sekali dengan balutan kebaya coklat ku. si abang sampe menganga melihatku. hihihihi... Ya allah mudah-mudahan nanti pas hari H aku bisa jauh lebih cantik dan bisa manglingi. deg deg an juga sih takut pas hari H malahan ga cantik. abis itu pulang dari fitting kita ke bogor deh. ketempat pak unara.

hujan deres banget tapi syukur alhamdulillah sampe di tempat pak unara hujannya berhenti. sampe disana kita nunggu dulu, karna bapak masih ada tamu. akhirnya ga berapalama kita masuk deh. aku ngenalin abang ke bapak. trus kita tanya - tanya deh soal tanggalbaik untuk pernikahan kita, setelah dihitung- hitung akhirnya disepakati tanggal 13 JUNI 2009 akan jadi my biggest day.

pulangnya kita mampir maem dulu ke hokben. si abang makan saladnya banyak banget ampe dia kekenyangan. trus udahannya sekalianmampir ke ada swalayan. liat-liat bentar trus balik deh.

capeee banget,ampe rumah langsung tidur. ZZzzzZZZ.......

Thursday, March 5, 2009

2 hari menjelang Lamaran

ga terasa.... sebentar lagi si abang datang bersama keluarganya untuk melamar.perjalan hidupku akan dimulai dengan lembaran yang baru. teringat naik turunnya hubungan kami. ngambek - ngambekan nya aku... Ya Allah ga percaya sudah sampai sejauh ini ama roby. putus nyambung yang kita lalui... orang - orang yang pernah lalu lalang dan singgah dihati kami masing - masing, terasa memiliki arti masing - masing. aku benar - benar merasa semua ini memang TUHAN jua yang atur. kalau aku tidak masuk di LP3I , mungkin aku tidak akan ketemu roby, begitupun sebaliknya dia.

awalnya dari cinta monyet yang diterima cuma rasa kasihan, hingga yaa.... inilah kami. tiba di ujung dari tujuan kami ketika berpacaran. menikah....

Ya Allah... bergindik bulu kudu ku bila mendengar kata itu. sebentar lagi aku akan menjadi istri dari seseorang. maish ga percaya dengan semua yang terjadi....

Sungguh ALLAH maha baik, dia maha tau apa yang paling aku butuhkan. Ya Rabb....mudah - mudahan pernikahan ini adalah awal dari lanjutan hidupku untuk terus bisa mengabdi padaMu. amien

Berilah aku ketetapan hati ya ILLAH...beri kan aku ketenangan dalam mengahadapi semua proses menuju kesempurnaan ibadahku. terima kasih ya Allah karna sudah begitu menyayangiku.


Jakarta 6 Maret 2009