Wednesday, March 17, 2010

Dibawah LangituMu


By : OPICK


Di Bawah Langitmu
Bersujud Semua
Memuji Memuja Asmamu
Dan Bertasbih Semua

Makhlukmu Tunduk
Mengharap Cinta Dan Kasihmu

Cahaya Ilahi
Hangatnya Di Hati
Di Langkah Sejuta Wajah
Terbata Penuh Salah
Jalani Sang Hidup
Terluka Terhempas Berdosa

Hitam Putih Jalan Hidup
Pahit Getir Warna Dunia
Tangis Tawa Rasa Hati
Terluka Atau Bahagia
Rasa Bangga Sementara
Setiap Duka Tak Abadi
Semuanya Wajah Kan Dipuji
Pada Allah Kita Kan Kembali



Rabbi....betapa aku merasa begitu jauh denganMu....Aku rindu Ya Rab!!! rindu bercengkrama denganMu ditengah gelap malam. aku rindu menangis mengadukan semua luka yang kuperoleh kepadaMu wahai Illah.....Ya Rabbi beberapa bulan ini begitu berat hidup yang kurasakan, kehilangan....luka....pedih....semua terasa begitu menyiksa ku. aku rapuh Ya Rabb!!! aku gundah....hampa...dan merasa benar - benar kosong. Rabbi aku lupa, bahwa segala yang hidup itu pastilah akan mati. segala yang kita peroleh pasti akan hilang. Rabbi......Rangkul aku!! aku haus akan kasih sayang Mu....Aku haus bercinta denganMu wahai Robbul Izzati....

Wednesday, March 10, 2010

Lelaki Biasa itu adalah Suamiku



Dulu banyak orang tidak menyetujui hubunganku dengan suamiku.....sahabat...teman - teman....bahkan tidak jarang dari mereka semua yang menyebutku " Bodoh..." karna masih mau memaafkan nya dan menerimanya kembali. saat itu aku hanya percaya pada hatiku.... dan disaat aku memutuskan untuk menerima lamaran suamiku.....sahabat dan teman - temanku pun semakin menggila....banyak yang berkomentar pedas....bahkan ada meramalkan bahwa pernikahanku tidak akan berlangsung bahagia.... mereka semua bilang bahwa suamiku terlalu biasa untuk diriku yang cerdas.....baik hati.... suamiku terlalu jahat untuk aku yang lembut....lugu....tulus!!! entahlah itu semua menurut pendapat mereka....namun sekali lagi aku hanya percaya pada hatiku. suamiku bukan lah seorang laki - laki yang terlahir sebagai orang suci, dia memiliki begitu banyak kesalahan - kesalahan di masa lalu nya. aku menyadari itu......tapi entah mengapa sekali lagi aku percaya pada hatiku.

dan pada akhirnya kami menikah dan aku lalu hamil.... hari - hari yang kulalui begitu indah. Laki - laki yang mereka semua bilang " Brengsek....dan terlalu biasa untukku itu..." perlahan - lahan berubah. dia memiliki seribu kesabaran dalam menghadapi emosiku yang turun naik.....dia memiliki seribu belaian untuk mengusap punggungku yang terkadang terasa nyeri......dia punya berpuluh - puluh ribu doa untuk anak kami....yang selalu dipanjatkannya diatas perutku setiap aku hendak tidur.

dan akhirnya peristiwa itu terjadi......aku sakit!!!! hingga harus dirawat dirumah sakit...dia dengan setia menemani ku. tidur beralaskan lantai!! aku tau dia begitu lelah saat itu, namun tidak sedikitpun dia pernah mengeluh kepadaku.... dia dengan sabar merawatku....memandikan aku!!! aku menangis ketika itu.....terbayang betapa aku tidak pernah mengurusnya. Semenjak hamil dia lah yang terus menerus mengurusi aku...menyiapkan air mandiku....melap tubuh buntalku. menyisir rambutku. Hingga akhirnya aku harus masuk ke ruang ICU dan anak kami pada akhirnya meninggal dalam kandunganku. Tidak satu tetes pun air mata dia perlihatkan padaku. aku marah...aku kecewa. hatiku bertanya " mengapa dia begitu tidak peduli pada anak kami, hingga saat anak kami meninggal tidak setetespun dia menangisi kepergian putra pertama kami" aku marah.....!!! rasa itu terus kupendam sampai akhirnya ibuku bercerita padaku.... betapa panjang sujudnyaaaa ketika dia sholat selama aku berada di ruang ICU. betapa lelah dia yang tak sekalipun pulang ke rumah untuk beristirahat dei menjagaku. dan betapa dia menahan haus dan laparnya demi berpuasa untuk kesembuhanku. Tuhan......aku menangis sejadi - jadinya dalam sujudku!!!! Inikah laki - laki yang orang - orang bilang terlalu biasa untukku??? inikah laki - laki yang semua sahabat ku bilang " brengsek"???

hari itu diakhir dari sujudku aku berdoa yang terbaik untuknya......aku memohon ampun kepada tuhan karna merasa semua yang aku terima darinya sungguh sangat luar biasa.....cinta nya.....pengorbanannya untukku.....bahkan hingga hari ini saat ku tatap wajah lelahnya sepulang bekerja, rasanya saat itu juga aku ingin menangis dan memeluknya. rasanya ingin mulutku terus berkata " terima kasih abang.......untuk semua yang telah abang berikan buat aku!! terima kasih untuk semua cinta yang tidak kudapatkan dari laki - laki lain...bahkan dari laki laki terkaya di dunia sekalipun"

Hari ini bila semua sahabat - sahabatku membaca cerita ini, aku ingin kalian semua tau bahwa kalian salah besar. Laki Laki yang bernama ROBY CAPRIADI yang kalain anggap terlalu biasa untukku.....adalah laki - laki biasa dengan cinta yang Luar Biasa...... ayah dari anakku. Saat ini kalau lah anakku hidup , dia pasti bangga memiliki ayah seperti suamiku!!!

Abang..... Semoga Tuhan Memelihara kita hingga nanti sang Maut Memisahkan
I Love You with all my heart and soul


Jakarta, 11 Maret 2010