Sunday, February 8, 2009

Taubat....

wahai tuhan jauh sudah
lelah kaki melangkah
aku hilang tanpa arah
rindu hati sinarmu

wahai tuhan aku lemah
hilang terumur noda
hapuskanlah terangilah
jiwa di hitam jalanku

ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya engkau
sang maha pengampun dosa

Ya robbi, ijinkanlah
aku kembali padamu
meski mungkin takkan sempurna
aku sebagai hambamu

ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya engkau
sang maha pengampun dosa

berilkanlah aku
kesempaatn waktu
aku ingin kembali
kembali...

dan meski aku tak layak
sujud padamu
dan sungguh tak layak
aku...

Wednesday, February 4, 2009

biarkanlah berlalu....

jakarta dari kemarin hujan terus. aku suka hujan, ada sebuah resa damai dan tenang saat hujan jatuh menyentuh sang bumi. tak terasa hari sudah memasuki bulan cinta, yah februari. orang bilang bulan ini adalah bulan nya kasih sayang. lucu... bukankah kasih sayang itu harus ditunjukkan setiap saat, di tiap kesempatan yang ada.

sambil dengerin lagunya hello yang " biarkan berlalu" ditambah hujan dan langit yang begitu indahnya dikala mendung. tiba - tiba aku jadi kangen sama abang. tiba- tiba teringat hari - hari yang telah kulalui selama 4 tahun ini. ada tangis, ada tawa, ada pengorbanan- pengorbanan, ada rasa sabar yang extra.

kalau aja kalian tau perjuanganku dulu untuk merubah abang.
sakit...hingga tersayat - sayat.
dikhianati....berdusta pada hati...berkorban...berusaha menjadi temannya walaupun saat itu dia sudah dengan yang lain. menjadi tempat curhatnya disaat dia rapuh, bahkan tak jarang dia menceritakan hari - harinya dengan kekasih barunya kepadaku. dan aku hanya bisa pura - pura tertawa bersamanya.

semua sakit itu pernah aku alami, dan sama sekali aku tidak dibuatnya menyesal.
seperti neyna pernah bilang " everything happen for a reason..." ya seperti juga lagunya hello " biarkan berlalu...". kalau mengingat itu semua kadang aku sendiri heran... mengapa aku bisa sekuat itu, kadang aku juga bingung... apa sebenarnya yang aku perjuangkan... toh saat itu dia sudah berselingkuh dan menyakiti ku.

tapi entahlah... yang pasti saat itu aku hanya mencoba untuk mengikuti kata hati ku. sakit yang kurasakan...luka yang dia torehkan....tak membuatku menyerah, aku hanya berusaha berbuat yang terbaik.... tanpa aku sadari sebenarnya aku tak berbuat apapun untuknya, aku hanya melakukannya untuk diriku sendiri. agar rasa....dan kasih yang ada didada ku bisa tersampaikan, yah mungkin dengan caraku sendiri.

Abang..... kalo ingat kepadanya, rasanya aku ingin menangis. berawal dari pandangan mata kami saat hari pertama masuk kampus. rasa yang kukira benci itu perlahan berubah menjadi simpati, abang yang selalu bolos kuliah..... abang yang suka mabuk2an, abang yang rapuh..... masih banyak hal jelek lain yang sebelumnya sudah membuatku merasa cukup. tapi entahlah kekuatan apa yang membuatku terus bertahan dengannya.

lalu tahun - tahun kulalui...dan pada akhirnya aku tau, mengapa aku begitu kuat bertahan dengan nya. semua itu karna aku menyayanginya. dan karna aku punya keyakinan dihatiku bahwa hanya aku yang bisa merubahnya.

dan setelah tahun ke 5 inilah kami, masih sama - sama belajar untuk saling memahami. bertengkar yang sering kali kami alami pada ujungnya hanya membuat rasa ini begitu kuat. semua lelah, sakit, dan penat yang telah kualami selama 5 tahun ini rasanya hilang begitu saja saat suatu hari dia mengatakan padaku

" beib...abang ga tau jadi seperti apa hidup abang tanpa icha. abang ga tau sehancur apa abang sekarang tanpa icha disisi abang, makasih buat semuanya yah beib. makasih udah hadir saat abang benar- benar jatuh dan terperosok, makasih buat semua kesabaran icha ngadepin abang"

Ya Rabb... inikah ujung dari kisah yang telah Kau rajut untukku, aku yakin jalanku masih panjang. dan aku tau pasti bahwa setiap hari yang kulalui bersamanya adalah pembelajaran - pembelajaran. Ya Rabb.... terima kasih sudah memberikanku kesabaran yang tiada batas. akan ku pelihara rasa sabar ini. syukron ya allah. telah membuat aku yang hina ini begitu berarti dimatanya.


Jakarta, 5 Februari 2009
tg.priok with love