Tuesday, October 28, 2008

cerpen

hari ini jakarta mendung lagi......seperti biasa adis menghabiskan hari - harinya dikantor melakukan pekerjaannya sebagai sekretaris dadakan.  siang itu seperti biasa pula, awan menggantung di akhir oktober....hujan tidak... panas pun tidak.  adis melenguh....."fiuuuhhh...." belakangan ini hari - hari terasa lebih berat untuk adis.  masalah dengan orang tuanya yang tak kunjung usai, serta memikirkan biaya sekolah untuk ketiga adik lelakinya yang sebentar lagi akan masuk kebangku perkuliahan. yah... hidup memang tidak adil bagi adis. Seorang gadis muda yang cantik, pandai, namun tidak memiliki kesempatan unutk mengembangkan diri. jangankan kuliah.... bisa tamat sekolah menegah atas saja dia sudah sangat bersyukur.  sementara diluar sana banyak sekali gadis - gadis muda yang dapat dengan mudah melanjutkan pendidikan hingga keperguruan tinggi namun tidak benar - benar memanfaatkan kesempatan itu. 

" dis.....tolong atur meeting dengan pak kuncoro besok jam 3 sore " adis berhenti sebentar mendengarkan perintah dari Denis atasannya, seorang pengusaha muda yang bisa dibilang memiliki segalanya dalam hidup. laki-laki yang berasal dari kaum socialite kelas atas. seorang laki laki yang gemar berganti - ganti teman kencan, yang sepanjang hidupnya tidak perlu bersusah payah untuk mencari uang, karna memang seluruh keluarganya tujuh turunan adalah orang kaya. " baik pak...." jawab adis, gadis hitam manis ini lalu menuliskan jadwal meeting tersebut diagendanya.  

0 comments: